ruhulislam.com/, Aceh Besar – Madrasah Aliyah Dayah Ruhul Islam Anak Bangsa menerima kunjungan mahasiswa Korea Selatan, Gayun Jang, yang sedang melakukan riset tentang “Lives of Female Teachers In Traditional Islamic Institution: Case Study of Pesantren in Aceh, Indonesia” (Peran Guru Perempuan di Lembaga Pendidikan Islam Tradisional: Studi Kasus Pesantren di Aceh, Indonesia).

Kandidat Doktoral dari Jurusan Global Education Cooperation, Seoul National University tersebut hadir ke Aceh dalam rangka melakukan penelitian mendalam terhadap penyelesaian study akhirnya. Salah satu lokasi penelitian yang menjadi objek adalah Madrasah Aliyah Dayah Ruhul Islam Anak Bangsa. Ia melakukan kajian mendalam terhadap peran guru perempuan pada lembaga pendidikan Islam.

Selama berada di Madrasah Aliyah Dayah Ruhul Islam Anak Bangsa, Gayun Jang melakukan kajian mendalam dengan mewawancara beberapa guru wanita, kepala Madrasah, Pimpinan Dayah, serta Wakil Kepala Madrasah bagian Kurikulum, sebagai pengetahuan informasi terkait dengan mekanisme dalam proses pembelajaran. Gayun juga melakukan Forum Group Discussion (FGD) terhadap beberapa guru wanita pada sekolah RIAB.

Kegiatan yang berlangsung dari 16 Februari sampai dengan 18 Maret 2023 tersebut berlangsung sukses dan selama proses penelitian di RIAB Gayun di dampingi oleh Ustadzah Sabariah, S.Pd.I., M.Pd,. Gayun juga menyampaikan rasa terima kasih dan merasa puas dengan perlakuan selama melakukan Riset di sekolah tersebut. Ia juga mendapatkan sambutan hangat dari keluarga besar Ruhul Islam Anak Bangsa.
“Guru-guru yang profesional, anak-anak yang ramah dan juga cerdas, serta lingkungan yang sangat mendukung selama saya melakukan penelitian di sini”. ungkap Gayun

Sedangkan Plt. Kepala Madrasah Aliyah Dayah Ruhul Islam Anak Bangsa Zaqwanur, S.Pd.I., menyampaikan terima kasih sudah memilih sekolah ini sebagai salah satu objek penelitian Disertasi dan jika ada kawan atau siapapun yang ingin melakukan penelitian di RIAB kami siap.
“jika ada kawan atau siapapun yang ingin melakukan penetian di sini, kami siap menunggu kedatangan peneliti lainnya”. Jelas Zaqwan

Perlu diketahui, sebelumnya Gayun Jang berkomunikasi dengan lembaga International Center for Aceh and Indian Ocean Studies (ICAIOS) dan lembaga tersebut merekomendasi beberapa sekolah untuk di jadikan sampel dalam penelitian, salah satunya Ruhul Islam Anak Bangsa. ICAIOS sendiri merupakan suatu pusat studi antar-universitas, antar-bangsa tentang Aceh dan kawasan seputar samudra Hindia yang merupakan wujud kerjasama antar tiga universitas (Universitas Syiah Kuala, UIN Ar-Raniry Banda Aceh dan Universitas Malikussaleh), pemerintah Aceh, kementerian pendidikan, kebudayaan, Riset dan teknologi Indonesia, serta beberapa lembaga akademik dan ilmuan Internasional. ***






