ruhulislam.com/ – Aceh Besar, Madrasah Aliyah Dayah Ruhul Islam Anak Bangsa (RIAB) kembali melaksanakan upacara bendera merah putih pada hari Senin, 26 Agustus 2024, yang menjadi kegiatan rutin untuk menanamkan nilai-nilai nasionalisme dan kedisiplinan di kalangan santri. Upacara kali ini dipimpin oleh Ust. Muhyiddin Wincholis Natuah, Lc., M.Pd., yang bertindak sebagai pembina upacara.
Dalam amanatnya, Ust. Natuah menekankan pentingnya kesabaran (sabar) dalam proses menuntut ilmu, khususnya dalam hubungan antara santri dan guru. Ia mengutip perkataan Imam Syafii, yang menekankan bahwa kesabaran adalah kunci untuk mendapatkan ilmu yang berkah dan bermanfaat.
“Sebagai santri, kalian harus bersabar dengan guru kalian. Kesabaran ini akan membawa kalian kepada ilmu yang berkah, yang insya Allah akan bermanfaat di dunia dan akhirat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ust. Muhyiddin menjelaskan bahwa jika seorang murid tidak mendengarkan dan bersikap sabar, maka kemalasan dan kesulitan dalam memahami ilmu akan menjadi dampak yang dirasakan. Hal ini menjadi pengingat penting bagi para santri untuk selalu menghormati dan bersabar terhadap guru mereka, sebagai bentuk ikhtiar dalam menuntut ilmu yang sejati.
Upacara ini dihadiri oleh seluruh santri dan tenaga pengajar RIAB, yang semuanya mengikuti dengan khidmat dan penuh kesadaran akan pentingnya pesan yang disampaikan. Kesabaran dalam menuntut ilmu bukan hanya sebatas kewajiban, tetapi juga merupakan jalan untuk meraih ilmu yang bermanfaat dan diridhai oleh Allah SWT.
Melalui upacara ini, RIAB terus berupaya menanamkan nilai-nilai moral dan spiritual yang kuat kepada para santrinya. Dengan membekali mereka dengan ajaran-ajaran dari ulama besar seperti Imam Syafii, diharapkan para santri dapat menjadi pribadi yang berilmu dan berakhlak mulia, siap menghadapi tantangan zaman dengan tetap berpegang teguh pada ajaran Islam.






