ruhulislam.com/-Aceh Besar- Madrasah Aliyah Dayah Ruhul Islam Anak Bangsa (RIAB) sukses menggelar kegiatan Workshop Implementasi Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta sesuai Surat Edaran No. 1503 Tahun 2025. Kegiatan berlangsung selama dua hari, Selasa-Rabu, 21-22 April 2026, bertempat di Madrasah Aliyah Dayah Ruhul Islam Anak Bangsa.
Workshop ini diselenggarakan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menerapkan pendekatan deep learning serta membekali pendidik dengan strategi implementasi Kurikulum Berbasis Cinta sesuai SE No. 1503 Tahun 2025, sehingga tercipta pembelajaran yang bermakna, humanis, dan mengintegrasikan nilai cinta, empati, serta spiritual dalam proses mendidik siswa.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar, Saifuddin, SE, bersama Kasi Penmad Kemenag Aceh Besar Suryadi, S.Ag., M.Ag, dan Ketua Posjakwasmad Kabupaten Aceh Besar Ratna Zaidah, S.Ag., M.Ag. Turut hadir sebagai pemateri Kamarullah, M.Pd, Kepala MA Dayah RIAB Riadhi, S.Pd, serta Wakil Bidang Kurikulum sekaligus Ketua Panitia Nofianty, SP. Seluruh guru MA Dayah RIAB menjadi peserta aktif workshop.
Dalam sambutannya, Kepala Kemenag Aceh Besar Saifuddin, SE menegaskan peran sentral guru dalam pendidikan.
“Guru merupakan media transfer, yaitu mentransfer ilmu ke siswa. Oleh sebab itu kita harus ikhlas, jangan terpaksa. Metode penyentuhan hati dan pemaksaan akan berbeda. Guru harus belajar bagaimana mendalami dan memahami anak-anak kita dengan cinta. Guru harus paham tentang siswa dan itu hanya bisa dilakukan dengan deep learning dan berbasis cinta,” ujarnya.
Beliau menambahkan, pendekatan berbasis cinta bukan sekadar jargon, tetapi strategi pembelajaran yang menyentuh aspek kognitif, afektif, dan spiritual siswa sehingga ilmu yang diberikan benar-benar membekas.
Sementara itu, Ketua Panitia Nofianty, SP berharap pasca-workshop seluruh guru RIAB mampu menyusun modul ajar dan praktik pembelajaran yang selaras dengan SE No. 1503 Tahun 2025, sehingga madrasah menjadi teladan dalam implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di Aceh Besar.
Workshop ditutup dengan praktik penyusunan perangkat ajar berbasis deep learning yang dipandu langsung oleh pemateri Kamarullah, M.Pd.






