Jl. Pintu Air, Desa Gue Gajah, Darul Imarah. Aceh Besar

Aceh Besar, Aceh

Berita

Departemen Bahasa OSISMADA RIAB Menyelenggara Perlombaan Drama Bahasa Arab

Berita

Departemen Bahasa OSISMADA RIAB Menyelenggara Perlombaan Drama Bahasa Arab

Departemen Bahasa OSISMADA RIAB Menyelenggara Perlombaan Drama Bahasa Arab

ruhulislam.com/, Aceh Besar – Madrasah Aliyah Dayah Ruhul Islam Anak Bangsa menyelenggarakan kegiatan perlombaan drama Bahasa. Semangat yang ditoreh oleh santri Ruhul Islam Anak Bangsa (RIAB) dapat di lihat setiap malamnya, Baik dari penampilan yang disuguhkan maupun antusias dari para penonton. Agenda perlombaan Drama Bahasa tahun ini diselenggarakan mulai pada 12-18 Februari, dengan pemilihan bahasa yaitu bahasa arab. Guna meningkatkan kemampuan santri berdialog dalam Bahasa arab dan menunjukkan talenta serta bakat mereka dalam menguasai suatu tokoh atau pemeran.

Agenda yang bertajuk “التعلّم”  ini diselenggarakan di atas pentas utama yang pesertanya merupakan perwakilan dari setiap kelas X dan XI Madrasah Aliyah Dayah Ruhul Islam Anak Bangsa. “التعلّم”  sendiri merupakan singkatan dari “التعبير عن العالم بالتّمثيل”  yang berarti “mengekspresikan dunia dengan drama”.

Harapannya agenda perlombaan ini dapat mengembangkan potensi santri dalam berdialog menggunakan Bahasa Arab dan mengasah mental serta talenta dalam menguasai suatu tokoh atau peran.

Penghargaan dalam perlombaan ini mencakup juara satu, dua, dan tiga, serta juara favorit. Tak disangka kemenangan tetap dipertahankan oleh kelas XI MIPA 6 yang kembali merebut juara pertama dan kelas XI AG 1 juga kembali merebut juara kedua pada perlombaan Drama Bahasa tahun lalu hingga tahun ini secara berturut-turut. Dan untuk juara tiga tahun ini diperoleh oleh kelas X MIPA 4 serta juara favorit dicapai kelas X MIPA 5.

Adapun penilaian dilakukan oleh juri-juri yang berkompeten, diantaranya Pak Mirza Irwansyah sebagai penilai acting, Ust. Rachmad Munazir, Lc. MA sebagai penilai bahasa, serta Ust. Muhyiddin Wincolis Natuah, Lc. M.Pd sebagai penilai naskah. Agenda ini diakhiri dengan pidato penutupan oleh ketua panitia, Fatih Salzabil. Kata-kata terakhir yang disampaikan pun memotivasi para santri agar tidak patah semangat dalam ajang perlombaan apapun yang berupa “kekalahan adalah kemenangan yang tertunda”.***

Share with