Jl. Pintu Air, Desa Gue Gajah, Darul Imarah. Aceh Besar

Aceh Besar, Aceh

Berita

Ust. Muhammad Fadhillah Jadi Pembina Upacara di RIAB, ini Pesannya!

Berita

Ust. Muhammad Fadhillah Jadi Pembina Upacara di RIAB, ini Pesannya!

Ust. Muhammad Fadhillah Jadi Pembina Upacara di RIAB, ini Pesannya!

ruhulislam.com/ – Aceh Besar, Madrasah Aliyah Dayah Ruhul Islam Anak Bangsa sebagaimana biasanya pada setiap hari senin melaksanakan upacara bendera Merah Putih di halaman kampus Ruhul Islam Anak Bangsa, adapun yang menjadi pembina upacara adalah Ust. Muhammad Fadhillah, Lc., M.Us., pada Senin (2/10/23).

Dalam amanatnya pembina upaca menyampaikan tentang kehidupan dan bagaimana memaknai kehidupan yang bermanfaat tidak hanya untuk diri sendiri, akan tetapi juga bermanfaat untuk orang banyak. Melakukan dengan sepenuh hati dan memberikan yang terbaik dimanapun kita berada, agar kehidupan kita dikenal dan dikenang dengan hal-hal yang baik.

lebih lanjut pembina upaca menambahkan bahwa, hidup ini merupakan kenangan, yang menciptakan kenangan adalah diri kita sendiri. Bagaimana kita mewarnai kehidupan ini dengan kebaikan, Bagaimana anak-anak kami selama berada di RIAB menempuh pendidikan dan anak-anak kami harus menciptakan kenangan-kenangan yang baik itu sendiri.

Sebagai contoh, perjuangan dan kesabaran Rasulullah Saw. saat di buli, di caki dan di maki bahkan dilempari dengan kotoran-kotoran, dalam memperjuangkan keberan yang disampaikan kepada ummatnya, begitu banyak rintangan. Namun kita mengetahui bahwa 100 tokoh yang berpengaruh di Dunia, Nabi Muhammad Saw berada pada peringkat pertama. karena kebaikan, kesabaran dan implementasi akhlak mulia tersebut sehingga menjadi contoh bagi ummat di muka bumi ini.

Ust. Fadhillah juga menyampaikan agar selalu memohon pertolongan kepada Allah Swt, karena Allah yang Maha kuasa di atas dunia ini.

“Mintalah kepada Allah, karena jika hati kita sudah dekat dengan Allah, maka kita akan merasa bersyukur kepada Allah Swt,” ucapnya

Dalam kehidupan ini pasti ada keindahan dan juga ada hal-hal yang pahit kita rasakan dan itu merupakan sebuah ujian dan tantangan yang akan mendatangkan kematangan dalam hidup kita agar menjadi manusia yang lebih hebat dari sebelumnya. Beberapa agenda besar yang sudah kita laksanakan bebera waktu yang lalu, yaitu, Tausiyah, Zikir akbar dan shalawat, yang dirangkum dalam momentum memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad Saw atau disebut dengan Maulid, semoga dapat kita ambil ibrah dari itu semua sehingga kita dapat mendekatkan diri kita kepada Allah Swt.

“oleh karana itu, mari kita memberikan kenang-kenangan yang indah, bukan kenang-kenangan yang pahit dimanapun kita berada,” tutup pembina upacara, Ust. Muhammad Fadhillah, Lc., M.Us. (*MRA)

Tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share with