Sambangi RIAB; Syekh Mu’nis berikan nasehat khusus buat penuntut ilmu

19-03-19 Furqan 0 comment

Ulama Qiraat Asal Mesir, Syekh Abdurrahman Mu’nis, Sabtu (9/3) mengunjungi Dayah Ruhul Islam Anak Bangsa. Kedatangan beliau di dayah disambut oleh Kepala Madrasah RIAB Bapak Suryadi, S. Ag. Waka. Madrasah, Dewan Guru serta seluruh Santriwan/wati Dayah Ruhul Islam Anak Bangsa.

Acara ini dibuka dengan pembacaan kalam ilahi oleh Mikailul Kiram, Santri Kelas 2 RIAB, seterusnya sambutan oleh Pak Suryadi, S. Ag.

Dalam Sambutannya Pak Sur mengapresiasi kunjungan Syekh Mu’nis ke RIAB dan atas nama civitas akademika RIAB beliau mengucapkan terima kasih yang begitu besar kepada Syekh Mu’nis atas keluangan waktu dan kesediaannya berkunjung menjenguk adik-adik RIAB

Malam ini adalah malam yang luar biasa, kita kedatangan seorang ulama Qiraah yang ahli baca Al-Quran yang akan memperdengarkan dan akan menjelaskan bagaimana cara membaca Al-Quran yang benar dan sesuai dengan bacaan Rasulullah SAW, insya Allah santri RIAB akan terus berjuang, komitmen pada faedah Al-Quran; dunia ini akan semakin baik di masa yang akan datang

Dalam kunjungannya, Syekh Mu’nis mengingatkan pentingnya berakhlaq karimah dan selalu menjadikan Al-Quran sebagai pedoman hidup bagi orang Islam.

Kemudian beliau juga berpesan kepada seluruh jamaah yang hadir agar senantiasa menghindari diri dari sifat buruk seperti riya dan bangga bila dipuji

Bila ada orang yang puji cukup ucapkan terima kasih, tak payahlah sampai diiringi dengan perasaan bangga diri, “Aku ini… Aku laaah… ” dan sebagainya, kita kena janji, ini nafsu kita senantiasa akan datang sifat yang tidak bagus dan hendaklah senantiasa melawan bila datang sifat yang buruk.” Tutur Beliau menggunakan bahasa melayu yang fasih

Di sesi-sesi materi yang disampaikan beliau juga meminta kepada 1 orang perwakilan dari santri dan santriwati untuk masing-masing mendemokan bacaan Al-Qurannya, lalu memberikan mereka hadiah

Sebelum acara ditutup Syekh juga menyempatkan diri berbagi sedikit kebaikan dengan menyerahkan bantuan – sejumlah uang – kepada 3 santri riab yang termasuk dalam FARIS asuh. Jazakumullah Ya Syaikh

Kunjungan Syekh Mu’nis ke RIAB diakhiri dengan dengan sesi tanya jawab dan foto bersama dengan seluruh hadirin dan santriwan/i RIAB

Koordinator Tahfiz RIAB, Ustaz Fazlur Ridha, Lc. al-Hafiz ditemui di sela-sela acara mengatakan bahwa Syekh Mu’nis ke Aceh dalam rangka mengisi Seminar Internasional II; belajar Tajwid Al-Quran bersanad yang diadakan IKAT Aceh di Lembaga Administrasi Negara, Batoh, Banda Aceh 6-10 Maret 2019

Ustaz Fazlul juga menambahkan bahwa untuk daurah kali ini ada dua santri riab dan dua dewan guru riab mendapatkan sanad dari Syekh Mu’nis. mereka adalah:
1. Ustaz Aguslijar, ST.
2. Ustazah Cut Rahma Rizky, SH.
3. M. Razi Khawarizmi Al-Hafiz (santri Kelas 3)
4. M. Adrian Rafiza Al-Hafiz (santri kelas 3)

“Alhamdulillah juga dua 2 guru dan 2 santri kita telah mendapatkan sanad/Ijazah (izin mengajar) ilmu tajwid dari Syekh Abdelrahman Mo’nis pada kegiatan Daurah Tajwid Internasional yang diadakan oleh IKAT (Ikatan Alumni Timur Tengah) Aceh di Banda Aceh 6-10 Maret 2019” 

Syekh Mu’nis sendiri terlahir dari keluarga penghafal Al-Quran, beliau mulai belajar Al-Quran dari Ibunda sejak berumur 3 Tahun, dan beliau sendiri khatam hafalan Al-Quran saat menginjak usia 9 Tahun. 

Beliau adalah salah seorang ulama muda Al-Azhar Mesir di bidang Al-Quran; pemegang sanad ke-30 dari grand Syekh Ibrahim Ba’bullah dan Pemegang sanad ke-29 Qiraat Hafsh dan Qiraat ‘Ashim Riwayat Syu’bah.

Beliau juga mengarang kitab tajwid Subulussalam fi Tajwidi Khairil Kalam, selain itu beliau juga aktif menulis artikel-artikel di bidang Al-Quran. 

Syekh Mu’nis juga aktif mengajar di Mesjid Al-Azhar, Kairo. Dalam rentang waktu 4 tahun saja beliau sudah memiliki 600 Murid yang tersebar di berbagai belahan dunia. 

Saat ini beliau adalah Imam Besar di Mesjid Al-Mukarramah Kuala Lumpur Malaysia, sekaligus pengajar Al-Quran di Malaysia. 

Salah satu kelebihan beliau dalam mengajar adalah bahwa beliau menguasai bahasa melayu dengan sangat baik, sehingga murid-muridnya khususnya dari Malaysia dan Indonesia dapat menyerap ilmu yang beliau berikan dengan jelas dan sempurna. (fq)




Leave a reply